Paling Afdol Soal Kompak & Amanah - PASKA (1)
| PASKA |
Nah, sohib pasti bisa tebak cara saya mensukseskan acara kan?
Caranya adalah dengan menghormati preman-preman tadi hehe. Saya hargai potensi mereka yang "pengganggu" masyarakat itu, memberi mereka kaos Paska sekaligus meminta mereka mengamankan acara, eeeh alhamdulillah mereka malah tidak berani keluar dari barisan dan bangga mengenakan kaos Paska sd acara selesai (biasanya saya mengamankan acara dengan pagar pemuda berbaju Paska, termasuk saya sendiri). Acara sukses, joged teratur dan pada saatnya, tak ada gangguan yang berarti.
AJAIBNYA justru setelahnya:
yang sampai detik ini membela, menghormati dan melindungi keluarga saya justru preman-preman tadi. Mereka ternyata punya kejujuran tinggi, bahkan menganggap saya bapaknya (banyak diantara mereka disampahkan keluarga sendiri). Mereka bahkan segan tetapi juga sangat loyal, tadinya saya tidak mengerti.. kini saya menyadarinya, mereka seolah memiliki keluarga lagi. Mereka berhenti mabuk, obat, judi bukan karena saya larang tp karena segan dan takut nama saya tercoreng (saya tidak melarang, tp tidak juga larut - saya tdk pernah minum/gele/drug dst sejak lahir). Saya hanya sedikit memperhatikan, mereka membalasnya melimpah..... subhanallah.
yang sampai detik ini membela, menghormati dan melindungi keluarga saya justru preman-preman tadi. Mereka ternyata punya kejujuran tinggi, bahkan menganggap saya bapaknya (banyak diantara mereka disampahkan keluarga sendiri). Mereka bahkan segan tetapi juga sangat loyal, tadinya saya tidak mengerti.. kini saya menyadarinya, mereka seolah memiliki keluarga lagi. Mereka berhenti mabuk, obat, judi bukan karena saya larang tp karena segan dan takut nama saya tercoreng (saya tidak melarang, tp tidak juga larut - saya tdk pernah minum/gele/drug dst sejak lahir). Saya hanya sedikit memperhatikan, mereka membalasnya melimpah..... subhanallah.
Itu sebab saya sangat menggaris bawahi istilah apresiasi, malam apresiasi sebagai puncak acara bukanlah istilah kosong. Cinta tanpa apresiasi pun omong-kosong. Dengan modal apresiasi, saya dianggap ahli potensi oleh tokoh masyarakat. Alhamdulillah terbukti, setiap membuat acara - walau katanya pasti rusuh, alhamdulillah tidak pernah sekalipun gagal. Siapa yg hebat? Mereka, kaula Paska, yang hebat karena dan mampu kompak.
Nah ini cerita lucu tapi menunjukkan hebatnya kekompakan:
bersambung ke: PASKA (2)