Upaya Facebook Kurangi Angka Bunuh Diri



Liputan6.com, Menlo Park: Selain dampak negatif, banyak pula hal positif didapat dari Facebook. Belum lama ini, situs jejaring sosial terkemuka sejagat itu meluncurkan sebuah fitur terbaru untuk mengurangi tingkat bunuh diri. Yakni, lewat sebuah chat atau obrolan rahasia dengan seorang konselor.
“Kami mendengar bahwa banyak sekali orang yang membutuhkan teman untuk berbicara, tapi tidak mau untuk menelepon. Dengan chatting maka hal ini bisa diakomodir,” ujar Lidia Bernik, direktur proyek di National Suicide Prevention Lifeline.
Dengan demikian, 100 orang di Amerika Serikat diharapkan mengurungkan niat bunuh diri. “Salah satu tujuan utama kami ialah agar mereka bisa berbicara kepada seseorang dengan cepat,” ujar Fred Wolens, manajer urusan kebijakan publik di Facebook.
Beberapa tahun terakhir, banyak orang meninggalkan pesan terakhirnya lewat Facebook. Seperti seorang Tyler Clementi, mahasiswa dari Rutgers University yang mengakhiri hidupnya dengan menjatuhkan dirinya dari jembatan George Washington setelah teman sekamarnya mengintil aktivitas pribadinya dengan pria lain.
Cara bekerja fitur ini ialah saat user menemukan bahwa temannya akan melakukan tindak bunuh diri, maka mereka bisa langsung mengklik tombol “Report” yang mengirim user tersebut kepada sebuah halaman yang menjelaskan kejadian umum tentang tindakan mereka.
“Orang yang paling mengerti keadaan kerabatnya ialah diri mereka sendiri. Dengan itu, kami berusaha untuk membuat mereka untuk lebih aktif dalam melaporkan kejadian tersebut.”(HAM/ANS/AP/Yahoo!News)
Attachments
facebook.jpg (36.62 kb, 5 views)